Tips Merawat Bunga Teratai

sumber : bertani.co.id

TIPS MERAWAT BUNGA TERATAI

Mandiri Garden – Setelah kita membahas panjang lebar tentang bunga teratai pada artikel kita sebelumnya. Yuk sekarang lanjutkan dengan pembahasan bagaimana sih cara merawat tanaman teratai? Adakah trik dan tips khusus untuk merawat bunga teratai?

Tips Perawatan Bunga teratai

Sebagai seorang penyuka tanaman air, tentu anda harus tahu cara merawat bunga teratai, karena apabila dalam perawatannya anda melakukan hal yang tidak sesuai, maka tanaman anda bisa mati. Baik bunga teratai ataupun bunga lotus, keduanya memiliki sedikit kesamaan dalam hal perawatan.

Tidak begitu sulit, anda hanya harus telaten. Cara merawat bunga teratai yang benar akan membuat ia mau berbunga dengan indah. Berikut cara merawat bunga teratai yang dapat anda lakukan:

Cara merawat bunga teratai yang pertama ialah dengan memastikan bahwa si bunga ini mendapatkan suplai sinar matahari yang cukup. Apabila bunga teratai minim cahaya matahari, maka bisa jadi ia akan mengalami kebusukan. Dan tentu keinginan anda untuk mendapatkan hasil bunga yang indah akan tidak terwujud.

Teratai memang jenis tanaman air, namun bukan berarti ia tidak memerlukan nutrisi yang berasal dari pupuk. Anda harus tetap memberikan pupuk pada tanaman teratai milik anda, caranya ialah dengan menaburkan pupuk pada media tanam tempat teratai milik anda tumbuh.

Cara merawat bunga teratai yang terakhir ialah dengan memperhatikan tempat ia hidup, yakni air. Air merupakan sarang dari nyamuk berkembang-biak.

Tentu anda sering menjumpai beberapa jentik-jentik nyamuk bersarang di media air tempat teratai anda hidup atau bahkan terdapat tanaman lain yang kemungkinan akan menganggu hidup teratai.

Maka dari itu anda perlu melakukan penyiangan agar media tanam dari tanaman kesayangan anda ini tetap terjaga dengan baik sehingga tidak mengganggu proses tumbuh-kembang teratai dan membuatnya cepat berbunga. Proses penyiangan yang anda lakukan juga dapat membantu dedauan pada teratai yang telah menguning atau mati.

kesucian Bunga teratai

Bunga teratai merupakan jenis bunga yang di anggap suci oleh agama Hindu dan Buddha, bahkan kerap kali bunga ini dipergunakan sebagai obyek dari literatur seni yang bermukim di Asia wilayah selatan. Anda akan sangat beruntung jika memiliki bunga ini.

Cara merawat bunga teratai agar cepat berbunga sebenarnya tidak rumit, jika anda menerapkan sikap yang tidak malas dalam proses perawatannya. Untuk cara merawat bunga teratai pun sangat menyenangkan.

Ketahui Manfaat Bunga Teratai

sumber : kompasiana.com

KETAHUI MANFAAT BUNGA TERATAI

Mandiri Garden – Pada artikel sebelumnya sudah kita membahas mengenai pengertian dari bunga teratai. Seperti pada umumnya, bunga memiliki beberapa manfaat untuk kesehata tubuh kita. Bunga teratai pun juga memiliki segi manfaatnya loh! Penasaran apa saja? Yuk simak ulasan berikut ini :

Manfaat bunga teratai

Manfaat bunga teratai

Bunga teratai ternyata memiliki berbagai macam manfaat. seperti bisa dijadikan tanaman di kebun atau tanaman yang memiliki kolam karena bunganya sangat indah. Bahkan ada seorang pelukis bernama Claude Monet dari Perancis memiliki karya lukisan bunga teratai yang terkenal.

Selain itu, bunga teratai juga dapat digunakan sebagai bahan pengobatan herbal untuk membantu mengatasi gangguan kesehatan dan berbagai macam penyakit. Dan berikut ini beberapa penyakit dan gangguan kesehatan yang dapat dibantu dengan tanaman teratai, diantaranya:

Sementara manfaat bunga teratai sebagai salah satu alternatif untuk kesehatan baru saja diteliti belum lama ini. Apa sajakah khasiat bunga teratai beserta akar, biji, dan daunnya tersebut:

  • Masalah haid

Teratai telah lama dipercaya dapat membantu dalam melancarkan haid serta menghentikan darah menstruasi yang berlebih. Sayangnya, belum ada penelitian medis yang mendukung klaim tersebut hingga saat ini.

Memang tak ada salahnya jika Anda penasaran dan ingin mencoba, tapi selalu konsultasikan dulu dengan dokter. Anda dapat membeli ekstrak daun teratai untuk membantu masalah perdarahan saat haid.

Bila Anda sering anemia setelah haid, akar teratai juga bisa dijadikan sebagai jus dan diminum untuk mengatasi kurang darah ini.

  • Infeksi gusi

Daun teratai mengandung kuersetin di dalamnya. Senyawa ini dinilai mampu menghambat pertumbuhan bakteri.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kuersetin yang diambil dari daun teratai berpotensi dalam mencegah periodontitis atau infeksi gusi.

  • Diare

Teratai sering dijadikan ramuan untuk mengatasi diare dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Membuat obat diare dari teratai cukup mudah.

Anda cukup merendam biji teratai dalam air hangat selama beberapa jam, lalu tambahkan gula batu agar rasanya tidak terlalu pahit.

Bagian daun teratai juga bisa dimanfaatkan sebagai obat diare. Anda hanya perlu mengolahnya dalam bentuk jus.

Agar manfaat bunga teratai untuk menangani diare lebih optimal, jangan lupa minum banyak cairan untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang bersama feses yang cair. Bila bosan dengan air putih, Anda bisa minum oralit.

  • Obesitas

Teratai dapat digunakan untuk menangani obesitas. Sebuah studi pada tikus menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki aktivitas antiobesitas di dalamnya.

Para peneliti melakukan uji coba menggunakan daun teratai pada tikus yang mengalami obesitas. Hasilnya, ekstrak daun ini dapat mencegah peningkatan berat badan pada tikus tersebut.

  • Jerawat

Tanaman teratai juga bisa membantu dalam mengatasi masalah jerawat yang mengganggu. Kadar sebum yang terlalu tinggi berperan dalam munculnya jerawat.

Mengaplikasikan ekstrak teratai pada wajah dinilai dapat membantu dalam mengurangi jumlah sebum tersebut.

  • Peradangan

Manfaat bunga teratai untuk peradangan bisa diperoleh dari bagian bijinya. Biji bunga ini dapat meringankan inflamasi akibat paparan bahan-bahan kimia maupun atau cedera fisik.

  • Batuk

Biji teratai yang telah diolah menjadi bubuk bisa dicampur dengan madu untuk memetik mafaat bunga teratai dalam meredakan batuk.

  • Kanker

Embrio biji teratai yang disebut neferine diketahui memiliki potensi untuk menghambat penyebaran sel kanker paru-paru. Manfaat bunga teratai ini dihasilkan oleh riset tertentu pada tahun 2014.

Efek samping yang mungkin terjadi ketika mengonsumsi teratai

Sama seperti obat-obatan lain, mengonsumsi teratai juga bisa memicu efek samping. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Alergi

Belum ada cukup penelitian untuk mengetahui apakah teratai aman jika dikonsumsi sebagai obat. Pada beberapa orang, penggunaan tanaman ini dapat menyebabkan alergi, seperti gatal-gatal.

  • Ibu hamil dan menyusui

Penggunaan teratai untuk ibu hamil dan menyusui perlu dipertimbangkan dengan saksama. Pasalnya, belum ada studi yang bisa membuktikan keamanannya untuk wanita yang sedang mengandung dan menyusui.

Untuk berjaga-jaga, Anda sebaiknya tidak mengonsumsinya sama sekali atau bertanya dengan dokter terlebih dulu.

  • Kadar gula darah

Untuk orang dengan hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah), konsumsi teratai juga perlu diwaspadai. Pasalnya, ekstrak teratai bisa makin menurunkan kadar gula darah Anda.

Sementara bagi Anda yang hendak melakukan operasi, konsumsi teratai juga harus diperhatikan.

Prosedur operasi dan pemberian anestesi dapat memengaruhi kadar gula darah seseorang. Karena itu, hentikanlah konsumsi suplemen teratai setidaknya 2 minggu sebelum jadwal operasi.

Seperti Apa Bunga Teratai?

sumber : bibitonline.com

SEPERTI APA BUNGA TERATAI?

Mandiri Garden Jogja – Jika Anda mendengar istilah tanaman teratai, pasti akan langsung ingat kolam bukan? Ya, benar sekali tanaman bunga teratai ini hidup diatas air. salah satu jenis tanaman berbunga yang area tempat hidupnya berada di perairan yang tenang, yaitu bunga teratai. Ya, bunga yang sering kita jumpai di kolam, rawa atau sungai.

Mengenal Bunga Teratai

Bunga teratai atau biasa disebut Nymphaea merupakan genus tanaman air yang berasal dari suku Nymphaeaceae. Tanaman ini dalam bahasa Inggris biasa disebut dengan water-lily (waterlily). Nah, di Indonesia sendiri, teratai sering digunakan untuk menyebut tanaman genus Nelumbo (lotus).

Dahulu, banyak orang mengira bahwa genus Nelumbo itu sama seperti genus Nymphaea (teratai). Padahal, genus Nelumbo bunganya tumbuh di atas permukaan air (tidak mengapung). Ciri lainnya daun berbentuk lingkaran & kelopak bersemu warna merah. Sedangkan teratai berwarna putih hingga kuning.

Bunga teratai ini biasanya dapat terlihat di area perairan yang tenang. Tumbuh dari tangkai dan rizoma (rimpang) yang berada di dalam lumpur pada dasar air. Daun memiliki bentuk bundar atau oval dan di tengahnya ada tangkainya. Dan daun tersebut tidak memiliki kandungan lilin.

Ukuran diameter bunganya berkisar antara 5-10 cm. Bunganya tersebut terdapat pada tangkai, yang mana berasal dari perpanjangan dari rimpangnya. Teratai memiliki banyak jenis, ada kurang lebih 50 spesies. Seluruh spesies tersebut tumbuh di wilayah tropis hingga subtropis di seluruh dunia.

Walaupun teratai sangat identik dengan negara Jepang, Korea dan beberapa negara di Asia lainnya, namun ternyata pada awalnya teratai itu berasal dari Mesir, lho. Karena dulunya teratai banyak ditemukan tumbuh di pinggiran sungai Nil.